Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Manis



Manis

Ketika mata bersua
Kutemukan sinis
Hatimu yang mulai mendua
Membuatku teriris

Manis

Kunikmati irisan pertama
Kupejamkan mata
Manis yang kurasa
Tak akan sirna

Manis

Senyummu..
Yang meleburkan luka
Kutahu itu bukan untukku
Tapi untuknya

Manis

Yang tak kau rasa lagi
Boleh kumenangis?
Melihat kau yang mulai pergi
Dengan bengis

Manis

Ini telah larut
Bersama hati yang tak terpaut
Teriakku dalam laut
Menanti maut

***

#Memfiksikan ke-12. Temanya "Manis". Sesekali posting puisi di sini. Pendek banget, ya? Biarin. Kalian seneng, kaaan? Blogwalking-nya jadi lebih ringan. Nggak perlu kasih komentar kok. Nggak apa-apa. :)

Tapi, kalian taulaah "Nggak apa-apa"-nya cewek itu gimana... :p

Oh iya, puisi ini dibikinnya waktu sambil nunggu dosen datang. Nggak penting, sih. Hahaha. Yang paling penting dan perlu kalian ketahui adalah puisi ini hanya FIKSI. Camkan itu!

Terima kasih. \o/

Menunggu hariku


Merah itu marah. Waktu semakin gerah.
Aku takkan menyerah.
Mendung menutup rindu. Kasih tertutup debu.
Aku masih menunggu.
Detik menjadi menit. Aku semakin sakit.
Ada harapan meski sedikit.
Aku berpegang harapku. Sembari menunggu hariku.
Hari dimana kau menyayangiku.

sebuah ujian

perlahan aku mulai pergi menjauh dari masalalu itu
meninggalkan masalalu
masalalu yang indah
sekaligus menyakitkan
baru saja aku mulai melupakannya
mencoba buka hati untuk yang lain
ya..baru saja..
ketika aku baru memulai itu semua
masalalu itu hadir lagi
aku mulai bimbang
aku ragu untuk melangkah lagi
aku tak tau harus bagaimana
harusnya perasaan seperti ini tidak ada lagi
harusnya aku bersikap biasa saja
aku sangat BENCI
kenapa selalu seperti ini
setiap aku mulai move on
setiap aku mulai menyukai yang lain
selalu ada penghalangnya
selalu.. dan selalu..
apa aku ga pantas bahagia?
apa aku ga pantas senang?
apa aku ga pantas mendapatkan semua itu?
"kenapa?"
aku juga manusia biasa
aku ingin seperti yang lain
.....
ku coba tenangkan diri
ku coba untuk berpikir jernih
ya.. mungkin ini sebuah ujian untukku
ujian untuk memastikan semuanya

cemburu

hati ini terasa panas
rasa ingin marah
aku kesal
aku benci dengan semua itu



kulihat..
mereka sangat akrab
mereka sangat dekat
hati kecilku berkata, "aku tidak rela"



aku iri, aku tidak bisa seperti itu lagi
terlintas sejenak masa-masa itu dipikiranku
hati kecilku berkata, "aku ingin seperti dulu"
tapi disisi lain hatiku berkata, "itu hanya mimpi"



lebih baik tidak usah melihatnya, kalau seperti itu
meski dalam hati ingin sekali melihatnya
lebih baik tidak usah mendengar ceritanya, kalau seperti itu
meski dalam hati ingin sekali mendengar tentangnya


aku kesal, aku benci, aku iri


ya, baru kusadari,.. aku CEMBURU.

mohon dengan sangat

Baru saja aku menghapus semuanya
Baru saja aku mencoba untuk melupakannya
Tapi..
Dia selalu muncul dihadapanku
Sungguh galau diriku
Setiap kali aku mau mulai hal ini
Selalu saja kejadian seperti ini
Apa yang sebenarnya Allah rencanakan?
Aku benar-benar tidak mengerti akan semuanya
Kumohon berilah petunjuk-MU apa yang harus aku lakukan
Ya Allah apa Engkau senang melihatku selalu seperti ini?
Kumohon jauhkan dia dariku kalau hanya membuatku seperti ini
Aku mohon dengan sangat Ya Allah..

"DELETE ALL"

mulai saat ini
mulai detik ini
akan ku HAPUS semuanya
ya! SEMUANYA
semua tentang dirinya
gimanapun caranya
akan aku lakukan
aku rasa ini memang yang terbaik
memang sudah seharusnya aku lakukan ini
ya! harusnya dari dulu aku melakukannya
tapi, tidak ada kata terlambat
aku akan tetap melakukannya
"DELETE ALL"

karena "DIA"

kehadiranku disadarinya
kurasa dia hampir melupakannya
tapi tidak
ku berusaha bersikap biasa saja
ku berusaha bersikap sewajarnya
ku berusaha bersikap seperti mereka
namun tak kukira "DIA" merusak semuanya
aku kaget, aku tak tau harus bagaimana
harusnya aku bisa mempertahankan sikap seperti tadi
tapi tidak lagi
ku pergi dari sini
ku berlari, menjauh dari mereka semua
ku lampiaskan rasa kesalku 
dengan siapapun yang ada disitu
aku kira tadi awal yang bagus untuk memperbaiki semuanya
tapi ternyata tidak
aku rasa ini bakal menjadi lebih buruk dari sebelumnya

Sepenggal puisi



Ehm, hari sabtu kemaren dapet tugas disuruh bikin puisi 3 bait.
saya hanya mau berbagi, okedeh ini dia puisinya.. cekidot! 


Terdiam ku disini
Termenung dalam sepi
Teringat kembali tentang dirimu
Dirimu yang dulu tinggalkanku


Rasa perih itu datang lagi
Mimpi buruk itu hadir lagi
Ingin aku melupakan semuanya
Namun tidak semudah yang ku kira


Banyak kisah yang telah terjadi
Banyak kenangan yang telah terlewati
Aku rasa semua itu tidak untuk dilupakan
Tapi biarlah semua itu menjadi kenangan


(06072011)