Kisah Kasih Nyata (KKN)



Semester enam yang lalu aku habis KKN.

KKN : Kuliah Kerja Nyata. Udah gitu aja. Hhh~

KKN ini ada banyak jenisnya. Ada KKN Mandiri, KKN PPM Dosen, KKN Tematik, KKN Kebangsaan, KKN Revolusi Mental, dan lainnya. Meskipun banyak jenisnya, tapi kita tidak perlu mengikuti semuanya, cukup salah satunya saja. Toh, intinya sama-sama pengabdian kepada masyarakat. Dan aku sendiri kemarin memilih untuk ikut KKN PPM Dosen.

Bedanya KKN PPM Dosen ini dari KKN yang lain adalah kami tidak perlu repot-repot cari dana ke luar, karena dana yang digunakan untuk menjalankan program kerja KKN ini diberikan langsung oleh DIKTI. YAP! Sebagai seorang mahasiswi pecinta gratisan seperti aku tentu tidak boleh melewatkan hal yang satu ini. HHH~

Lalu, program kerja pun sudah ada. Jadi, kami hanya perlu menjalankan program kerja yang beliau (dosen) tentukan untuk diterapkan di suatu desa. Meskipun begitu, kami tetap membuat program kerja tambahan lainnya.

Kemudian, yang membedakan lagi, KKN PPM Dosen ini dilaksanakan pada saat kuliah, bukan pada saat libur semester. Jadi, hari Senin sampai Jumat kami kuliah seperti biasa, dan hari Sabtu sampai Minggu kami KKN. Ini semua berlangsung dari akhir bulan April 2016 sampai dengan akhir bulan Mei 2016, yaa kurang lebih selama 16 hari.
Kebayang, dong, serunya kayak apa?

YHA. SERU.

Yang biasanya kalau weekend bisa nyempetin pulang ke kampung halaman, ini enggak bisa. Tapi untungnya, pas waktu libur semester panjang, kami tidak perlu KKN lagi seperti teman-teman lainnya. Kami bisa mengisi waktu liburan dengan kegiatan lain. Dengan tidur berhari-hari, misalnya.

Hmm, segitu aja gambaran umum tentang KKN-nya. Sekarang aku mau bahas tentang kelompok KKN aku. Kelompok yang diberi nama : “KKN PPM BOKASHI”.

Nama Bokashi diambil dari nama pupuk yang dijadikan program kerja utama sang dosen, yaitu : Pelatihan Membuat Pupuk Bokashi. 

Kelompok kami berjumlah 36 orang, dan 1 malaikat tak bersayap yaitu; aku, jadi totalnya ada 37. Anggotanya dari berbagai macam fakultas. Ada yang dari Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan kayaknya udah, deh. ._.
Rame banget, kan? Biasanya, paling satu kelompok cuma 11 – 15 orang. Ini malah dua kali lipatnya. Yang perlu kalian ketahui, selama KKN berlangsung, kelompok kami tidak pernah utuh. Kadang ada yang tangan sama kakinya lepas, kepalanya lupa dibawa, hidungnya potel… eh, bukan, maksudku pasti ada saja yang tidak bisa hadir. Gitu. APA, SIH, RIM?! -_-

Perlu aku kenalin satu-satu teman sekelompok aku, enggak? Perlu aja, sih. Please… soalnya aku udah nyiapin foto mereka, nih. Bhaha. Aku kenalin, yaaa. Siapa tahu mereka yang jomblo, jadi tidak jomblo lagi setelah foto mereka aku pajang di blog yang suci ini. Yaa, siapa tahu gitu, kaan, kalian yang baca postingan ini dan kebetulan lagi jomblo juga, jadi kepincut sama salah satu dari mereka~

  
Bima Mulia : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Agribisnis, dan baru saja (maaf) putus. Di kelompok KKN jadi wakil ketua. Wakil yang lebih rajin dari ketua, nih. Soalnya ketuanya sibuk ngurusin Negara.

Agnessia Christine : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Agribisnis, dan sudah taken. Kebetulan takennya dengan salah satu teman KKN Bokashi. Cieee dapet oleh-oleh dari KKN. HAHAHA.

Tuti Andriyani : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Kimia, dan masih single. Orangnya gelian banget. Paling sensitif kalau disentuh. Iya, disentuh.... Tapi aku suka meluk Andri. Andriiih, sini aku peluuuk!

Annesa Nestiana Agustina : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Elektro, dan belum diketahui statusnya. Annesa sempat terkena musibah kecelakaan, jadi hanya bisa datang di awal dan di akhir. Tapi jago, deh, masih bisa sempatin buat datang. Oiya, si Barbie cantik ini sering bawa donat ke tempat KKN, loh~ :3 

Siti Aliasih : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Kimia, dan sepertinya sudah taken. Soalnya pernah bikin tulisan HBD gitu buat seseorangnya. Loh, kok, jadi ngegosip? Wqwq~

Brilliant Pratama : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Kimia, dan masih single. Orangnya diam-diam suka lawak. Lihat aja mukanyaaa. Lucu! HAHA. Seringnya dipanggil, "Bep". Berasa kayak lagi manggil pacar gitu. Ya, kan, Bep? ._.


El-Hadi Nashrullah : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Elektro, dan sudah taken. Waktu di awal aku pernah berantem sama dia. Lucu aja kalau diingat. Hahaha. Tapi sebentar doang, kok. Sekarang mah udah baikan banget. Ini makhluk paling muda di kelompok KKN Bokashi. Jiyee. Usia boleh muda, tapi wajah udah tua, ye. :p

Elsa Shulha : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Agribisnis, dan sudah taken. Kalau mau balik dari tempat KKN, sering dijemput pacarnya. Banyak yang menyayangkan si Elsa sudah punya pacar. Jadi, kapan nikah, Els?

Bintang : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Metalurgi, dan sudah taken. Pacarnya sering ikut ke tempat KKN. Uwuwuw~

Cikeu N Medina : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Metalurgi, dan sudah taken. Udah. Gitu. Aja. :p

Ade Cucum : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Perikanan, dan statusnya dirahasiakan. Sok misterius emang orangnya. Satu-satunya anak perikanan di kelompok, nih. BAHARI JAYA!

Dinar Puspita A : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Kimia, dan masih single. Sekretaris 1 di KKN Bokashi, nih. Asisten Lab. Dan anaknya sibuk bangeeet. Lihat aja kantung matanya. Eh? Bercanda, Nar. Hahaha. Peluk Dinaaar. Jaga kesehatan, ya, Dinaar. Jangan kecapean. :*


Hanum Dzakiyyah Ridha : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Agribisnis, dan masih single banget. Anaknya multi talent, nih. Udah lah buru, halalin.

Hendi Afriyan : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Elektro, dan masih single. Ketua Untirta Robotic Club, nih. Cocoklah. Cocok sama robot maksudnya hahaha. Habisnya kaku banget, siiiiiih. Peace, Hen! Tapi Henday baik, kok. Pernah traktir es krim soalnya. Satu pesan buat Henday : Jangan lupa belajar berekspresi, ya. Ha. Ha. Ha.

Siti Suwansih : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Metalurgi, dan masih single. MasyaAllah… adem aja bawaannya kalau lihat Ichi mah hehe. Assalamualalikum, ukhti~
Faqih : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Agroekoteknologi, dan masih single. MasyaAllah… kesel aja bawaannya kalau lihat Faqih mah hehe. Assalamualalikum, akhi~

Faza Fauzan : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Elektro, dan masih single. Aku manggilnya Panjul. Sesungguhnya Panjul adalah dancer professional di KKN.

Fiqi : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Agroekoteknologi, dan sudah taken. Kalau ngomong, logat sundanya masih kentel bangeeet. Terus kalau lagi diomelin, pasraah.


Putri : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Metalurgi, dan masih single. Put, jangan lupa makan, ya.

Siti Kharismayanti : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Agribisnis, dan baru-baru ini single. Sekretaris 2 di KKN. Anaknya strong. Sedikit agak gila, sih, tapi cocoklah dijadiin istri.

Lisa : Dari FKIP, jurusan Pendidikan Matematika, dan masih single. Jago desain. Kalem. Kalem. Dan kalem.

Khoirunnisa : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Agribisnis, dan sudah taken. Cantik dan doyan ketawa. Tawanya bisa mengguncang dunia.

Nopiyanti : Dari FKIP, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, dan masih single. Aku manggilnya Teh Opi. Orangnya jauh dari kata pendiam. Punya bakat terpendam : jadi stand up comedy-an.

Ponco Windianto : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Elektro, dan pokoknya sudah taken. Anak paling rajin di kelompok KKN. Doyan bersih-bersih tanpa disuruh. Sahabat karibnya pak Lurah. Anak peralatan forever. Cinta banget sama Gombong.


Rima : Malaikat tak bersayap dan sudah bahagia dengan kekasihnya muahaha (bodo amat :p). Orangnya yang bikin tulisan ini.

Rian : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Elektro, dan masih single. Pura-pura kalem. Fansnya banyak, nih. Ciee. -_-

Fitri : Dari FKIP, jurusan PG PAUD, dan sudah taken. Bendahara 1 di KKN. Aku bendahara 2-nya. Wkwk. Tehpit jago silaaat. Pandai memikat hati anak keciil. Keibuan. Jago masak. Terbaiklah pokoknya. Semoga segera dipinang sama Aa-nya. Aamiin!

Tessa : Dari FKIP, jurusan PG PAUD, dan sudah taken. Yang aku ingat tentang Tessa : senyumnya manis. Sehat selalu ya, Tessa. :)
                                         
Tika : Dari FISIP, jurusan Administrasi Negara, dan masih single. Anak Cilegon bangeet. Paling enggak bisa nahan ketawa. Suka lepas kontrol. Ahaha.

Tiwi : Dari FISIP, jurusan Administrasi Negara, dan sudah taken. Cantik. Jago masak.



Arda Yolanda : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Elektro, dan sudah taken dengan Agnessia Christine. Partner dance-nya si Faza. Batak bermuka Jawa.

Yuana Candra Canely : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Agroekoteknologi, dan masih single-lillah. Sangat keibuan. Sudah siap menikah (?)

Tomi Kurniawan : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Kimia, dan sudah taken. Pernah ngejanjiin beliin es krim karena udah dipijitin, tapi sampai sekarang belum dibeli-beliin. Tom, mana es krimnyaaa? :(

Ulvy : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Elektro, dan sudah taken. Pas KKN perabotannya paling lengkap. Bawa selimut, kipas angin, boneka, bantal, dan lain sebagainya. Haha. Btw, suaranya bagus. Mantan vokalis band, ya, Vy?

Wawan Setiawan : Dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Elektro, dan masih single. Ini, nih, ketua KKN yang datangnya cuma 2 kali. Pas pembukaan sama penutupan KKN doang. Orangnya sering sarkas. Sering dibully. Sangat sabar. Rajin shalat. Rajin mengaji. Rajin pencitraan. Rajin foto. Murah senyum… senyum licik. HAHAHA. :p

Yanti : Dari FKIP, jurusan PG PAUD, dan masih single. Ibu konsumsi terbaik! Cepet akrab sama anak kecil. Keibuan.  Penyabar. Murah senyum. Suara tawanya renyah. Sukak!

Yayah : Dari Fakultas Pertanian, jurusan Agribisnis, dan belum diketahui statusnya. Maunya dipanggil “Aya”. Aya-aya wae~


Ampun! Panjang banget postingan kali ini. Maaf, yak. Aku hanya ingin mengabadikannya di blog tercinta ini. Lanjut, ya? Hehe.

Ini ada foto-foto kegiatan selama KKN di desa Tamiang, kecamatan Gunung Sari, Serang – Banten.



Pembekalan dan pelepasan peserta KKN-PPM Untirta 2016


PRA KKN. Survey tempat.
Yang pake baju biru namanya Rima (juga).
Habis survey, pulangnya langsung ke Anyer buat ngerayain ulang tahun Wawan.
Yap. Ini malem-malem.


Minggu pertama:
Potong pitaaa. Eh, sobek pita, ding.
Iya, jadi gara-gara guntingnya tumpul, pitanya disobek, deh. -_-


Minggu pertama:
Pertama kalinya makan bareng.
Ya, diinget-inget aja, sih, siapa yang makannya paling garang? Hhh.
Rima, mah, udah jelas paling sedikit.

Minggu kedua:
Kerja bakti

Minggu kedua:
Sosialisasi ke sekolah

Minggu kedua:
DUH, ITU SI PANJUL GAYANYA GAK KONTROL LAGI

Minggu kedua:
Mampir ke Curug Tamiang

Minggu kedua:
Ceritanya lagi makrab gitu. Terus si Kharis dikerjain sampe nangis.
(Padahal lagi gak ulang tahun ._.)


Minggu ketiga:
Rapat. Rapat. Dan rapat.

Minggu ketiga:
Sosialisasi dan Pelatihan Pupuk Bokashi

Minggu ketiga:
Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokashi
(Yang baju oranye itu Dosen aku, yang kemeja kotak-kotak merah itu pak Lurah)

Minggu keempat:
Rumah Ibu Diah
Selama KKN kami tinggal di rumah beliau


Minggu keempat:
Membuat pupuk Bokashi untuk dibagikan ke warga
(Eh, ya, itu yang buat tulisan "Rima" siapa, ya? Aku gak tau ._.)

Minggu keempat:
Ulang tahun Yolanda sama Rima di bulan Mei
Yolanda tanggal 18, Rima tanggal 20
Ngerayainnya digabung, tapi disiksanya terpisah
Pelaku penyiksaan : sudah sangat jelas "PONCO" 

Minggu keempat:
Mengajar anak-anak PAUD dan sekitar

Minggu keempat:
Menanam
Entah, aku lupa itu menanam apa -_-

Minggu keempat:
Latihan Silat dan Karate
Pelatih Silat: Tehpit alias Fitri
Pelatih Karate: Auk-ah-siapa-kali 


Minggu kelima:
NOBAR

Minggu kelima:
Banten Science Trick
Seru, nih, belajar sains dengan anak-anak di desa Tamiang


Minggu keenam:
Pawai obor
Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan,
kami keliling desa Tamiang sambil membawa obor.
Ini malam terakhir kami di desa Tamiang. :')


Minggu keenam:
Membagikan pupuk Bokashi ke warga
Sekaligus berpamitan untuk pulang

Minggu keenam:
Di hari terakhir, Dinar ulang tahuun!


Minggu keenam:
Penarikan peserta KKN-PPM Untirta 2016


Minggu keenam:
Sebelum pulang, kami foto bersama dengan bu Diah. :')
Pake jaket baluuu. Wqwq.


Adik-adik lucuu~ :3


Itu tadi gambaran dari kegiatan KKN aku. Kelihatannya sibuk, ya. Padahal, mah... SSS.
Sangat Santai Sekali. KKN rasa liburan. Haha. Seru, deh. Tapi enggak mau lagi. :p

Senang bisa satu kelompok dengan 36 orang di KKN PPM Bokashi. Semoga tali silahturrahim kita tidak putus di sini, ya. Sampai pada saatnya nanti kalian sudah sukses dan punya anak, jangan lupa sama aku. Semoga kita semua bisa mencapai apa yang dicita-citakan, dan memperoleh kesuksessannya masing-masing. Semangat skripsi, ya, teman-teman. Tahun ini pokoknya harus lulus. Semoga kita lulus bareng di tahun 2017 ini. Aamiin. Semangaaat! \o/

Um, terima kasih, ya, sudah mau membaca postingan aku yang amat panjang ini. Semoga setelah ini kalian enggak berniat membakar blog aku. Sebagai bonus. Ini aku ada foto lagi.


TARAAAA! Yuk, bangunin yang lagi tiduur! Hahaha~ *kabur*



Keresahan Semester Ini


Aku Rima, sudah semester 7, dan sekarang lagi migrain. Sejak menginjak semester akhir, si migrain sering bertamu ke kepalaku. Padahal semester ini aku cuma ngontrak 2 mata kuliah dan Usulan Penelitian yang nantinya berujung pada seminar proposal. Katanya, sih, si Usulan Penelitian (UP) yang mengundang si migrain.

Setdah. Ribet. Intinya mah UP yang bikin aku migrain. Parahnya, aku juga jadi sering nangis tiba-tiba gara-gara mikirin UP. Galau parah. Rima lemah. Rima butuh obat kuat. EH?

Iya, gimana enggak? Yang lain udah pada menyusun BAB 1 sampai 3, sedangkan aku? Bimbingan aja baru sekali. Itu juga langsung ngajuin judul, dan ditolak. Yaiyalah, Rim. Harusnya kamu ngajuin konsep dulu, baru judul.

Aku tahu aku salah, tapi masalahnya sekarang aku belum kepikiran lagi untuk konsep penilitian yang mau aku ajukan. Aku nge-blank banget. Seketika aku merasa bodoh. Bukannya baca jurnal banyak-banyak, aku malah blogwalking dan balesin komentar di postingan blog. Sungguh terpuji sekali.

Aku pengin lulus tepat waktu. Ya, lebih cepat lebih baik. Kalau ada yang nanya: “Buat apa, sih, lulus cepat-cepat? Selow aja.”
Bukannya apa-apa… aku cuma pengin kedua orangtuaku bisa lihat aku, anaknya yang terakhir ini, diwisuda. Semakin bertambahnya umur kita, ingatlah, orangtua kita juga semakin menua. Bukankah umur tidak ada yang tahu? Yak. Malah jadi mellow.

Untuk siapa pun yang membaca postingan ini, aku mohon doanya agar aku, kamu, dan mereka yang merasa sedang berjuang seperti aku dipermudah dan dilancarkan dalam menempuh semester akhir ini, khususnya dalam mengerjakan Usulan Penelitian dan skripsi. Aamiin. Terima kasih. :’)

Mungkin ada yang sudah pernah melewati masa skripsi-an ini? Boleh banget, dong, sharing pengalamannya di kolom komentar. Siapa tahu bisa memotivasi dan membantu aku sedikit banyak. Atau yang lainnya sekedar kasih kalimat semangat pun sangat boleeh. Ditunggu, yaaa. :')


Udahan, ah. Segini dulu, ya. InsyaAllah nanti cerita lagi yang lebih panjang dari ini. Dadah~

BKC Cabang Serang




Kali ini temanya; karate.
Ada yang belum tahu karate itu apa?

KARATE adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. “KARA” yang berarti “kosong”, dan “TE” yang berarti ‘tangan’. Jadi, Karate adalah seni bela diri dengan tangan kosong. Maksudnya dari “tangan kosong” ini adalah tanpa menggunakan senjata atau barang jenis lainnya, bukan berarti tangan yang kosong tanpa genggaman dari sang kekasih. Elah, dasar jones. Kekasih mulu yang dipikirin. Mending kalo kekasih sendiri, ini malah kekasih orang lain. Sadar… sadar….

Jadi, karate ini merupakan salah satu cabang olahraga beladiri yang berkembang pesat di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peminat karate dalam bidang prestasi maupun beladiri yang menjadi daya tarik tersendiri untuk cabang olahraga ini. Ditambah dengan semakin banyaknya kejuaraan terbuka maupun resmi yang sudah banyak terselenggara selama 5 tahun terakhir.

Seperti yang tengah dipersiapkan oleh Tim atlet Bandung Karate Club (BKC) Dojo Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) dan juga Tim atlet BKC Cabang Serang mempersiapkan diri menghadapi 2 event besar, yang pertama Kejuaraan Nasional Universitas Indonesia Open Karate Championship (UIOKC) yang akan berlangsung pada 3 - 5 Nopember 2016 di Kampus UI Depok Jawa Barat, dan yang kedua adalah KEJURNAS BKC 2016 yang akan berlangsung pada 21 - 24 Desember 2016 di Bogor.


Mengejar target meraih medali bagi kami adalah yang utama. Karena untuk apa mengikuti suatu event tanpa ada target yang akan dicapai alias pulang dengan tangan kosong, ujar Jeffri T.P. Pardede selaku Kepala Staf Pelatih BKC Cabang Serang.
Dua event yang akan diikuti ini mendapat dukungan dari para Pengurus Cabang dan juga Pengurus Provinsi. Kang H. Yandri Susanto selaku Ketua Umum BKC Serang dan Kang H. Lalu Atharussalam selaku Ketua Umum Pengda BKC Banten siap mendukung serta membantu kedua tim demi pencapaian hasil yang maksimal,”  lanjut Kang Jeffri T.P. Pardede.

H. Pandji Tirtayasa M.Si yang merupakan Wakil Bupati Serang sekaligus pembina BKC Cabang Serang menuturkan bahwa dirinya sangat mendukung kedua tim tersebut mengikuti UIOKC dan juga KEJURNAS BKC di Bogor yang akan berlangsung Nopember dan Desember nanti. Saya tentu akan sangat mendukung kedua tim dalam 2 event tersebut, baik secara moral maupun materi, ujar H. Pandji Tirtayasa saat ditemui di kantor Setda Kabupaten Serang.

Semangat menggelora yang ada pada pengurus pun ditularkan kepada para atlet yang akan turun pada ajang tersebut melalui Kang (panggilan kakak di BKC) Mad haer sebagai Binpres. Hal itu bukan menjadi isapan jempol belaka bagi kami terlebih sebuah Kalimat Ke 3 dalam Panca Dharma Ksatrya BKC yang berbunyi Sanggup Mempertinggi Prestasi’,” ujar Kang Mad haer.

Saat ditemui di sela – sela Training Center (TC) kedua tim yang berpusat di UNTIRTA Serang, Sutrisno selaku Sekjen BKC Cabang Serang mengatakan bahwa, Training Center para atlet untuk kedua tim (BKC Cabang Serang dan juga BKC Dojo UNTIRTA) kini tengah berlangsung hingga mendekati event tersebut tiba. Bagi kami, rangkaian proses yang berlangsung pada saat ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan bagi kami pada kedua event tersebut. Oleh karenanya, proses yang kami lakukan begitu serius agar pencapaian target yang maksimal.

Dalam latihan tersebut diikuti oleh lebih dari 30 atlet termasuk dari BKC Dojo UNTIRTA yang kemudian akan diseleksi oleh Binpres dan juga pengurus untuk mengikuti kedua event tersebut.

Semoga saja apa yang kini tengah kami lakukan dapat berbuah manis dengan memperoleh medali pada kedua event yang akan datang tersebut,” lanjut Sutrisno.

Seperti kata-kata yang sering kita baca maupun dengar, “Usaha tidak akan mengkhianati hasil”. Semoga usaha latihan yang sungguh-sungguh dari para atlet ini membuahkan medali yang manis. Semangat terus untuk Bandung Karate Club Cabang Serang!

Berprestasi nyata untuk Kota Serang.
Berprestasi nyata untuk Kabupaten Serang.
Berprestasi nyata untuk Provinsi Banten.
Berkarya nyata untuk Indonesia.

BKC cabang Serang menuju yang terbaik!




***
(Ditulis oleh : Agung Hutauruk. Dan diedit oleh : Rima)

Beberapa Hal Yang Menyebabkan Seseorang Tiba-tiba Menjadi Diam



Sebelumnya, aku mau cerita dulu, ya.


Di suatu sore, menjelang adzan magrib....

Ada seorang anak yang sedang duduk di kursi sambil memainkan telepon pintarnya. Dengan posisi duduk setengah melorot dan kakinya yang dibiarkan selonjoran di kursi lainnya, ia sangat serius dengan telepon pintarnya, tapi otaknya tak kunjung pintar. Ya, meskipun otaknya tak kunjung pintar, tapi ia memiliki otak lainnya yang sangat jenius. Begitulah, otak anak itu terdiri dari berbagai jenis.
Ketika sedang serius, seseorang yang telah melahirkan seorang anak itu atau dalam kata lain yaitu; Ibunya, melontarkan sebuah pertanyaan.

“Lagi kenapa, Dek? Kok, diam aja?”
“….”
“Lagi kurang sajen, ya?”
“….”

Mendengar pertanyaan terakhir dari sang Ibu, sang anak hanya memalingkan wajahnya dan mengelus dada Justin Bieber. Justin Bieber pun mengelus dada anak itu. Lalu anak itu menampar pipi Justin Bieber. Justin Bieber merasa bersalah dan langsung minta maaf kepada anak itu.

“is it too late now to say sorry?
Cause I'm missing more than just your body
Is it too late now to say sorry?
Yeah I know that I let you down
Is it too late to say I'm sorry now?
I'm sorry, yeah
Sorry, yeah
Sorrbzbz… *%$#?>” Anak itu segera menyumpal mulut Justin dengan kue ongol-ongol.

Untuk mempersingkat cerita, si anak memaafkan Justin. Justin pun pergi ke tempat konsernya dengan tenang.

Ketika adzan magrib telah berkumandang, anak itu bangkit dari kursinya dengan tidak tergesa. Namun, entah mengapa sewaktu menurunkan kakinya dan hendak bangun, kakinya tergelincir. Dengan efek slow motion, adegan jatuh itu disaksikan oleh sang Ibu. Si anak yang telah ketiban kursi mengaduh dan memelas minta dibangunkan.

“Yaa Allah, kok, bisa jatuh, sih?” ujar sang Ibu yang masih berdiri sambil memegang centong nasinya.
“Duhhh, iyaa. Ini bantuin dulu dong, Buu. Berat ini kursinyaa.”

Sang Ibu pun menyingkirkan kursi yang bertengger di punggung anaknya dengan satu hembusan nafas. Hah! Setelah itu sang Ibu mengucapkan kalimat yang tidak akan pernah terlupakan seumur hidup si Anak….

“Ya ampuuun, barang-barang Ibu pada rusak kabeh.”
“Ih, Ibu maaah, yang habis jatoh ini anakmu loooh. Kok yang dipikirin malah kursinyaaa.”

Kemudian, si anak menceritakan kejadian itu di blog miliknya.
Tamat.

***

Begitulah. By the way, kamu pernah punya anak enggak?
Eh, maksudnya kamu pernah bikin anak enggak?
Astagfirullah… bukan-bukan… maksudku kamu pernah “diam” kayak anak yang diceritain di atas enggak? Atau kamu pernah bingung menghadapi anak yang lagi “kurang sajen”?
Kalau pernah, kira-kira apa aja, sih, yang menyebabkan si anak menjadi mendadak diam, bengong, melamun, dan fenomena lainnya yang menunjukkan bahwa “dia tidak seperti biasanya”?
Baiklah, karena aku yang berbudi pekerti luhur ini sedang berbaik hati, maka aku akan berbagi tentang beberapa hal yang menyebabkan seseorang tiba-tiba menjadi diam. Hal ini aku beritahu, agar kelak kamu tidak panik jika menghadapi seseorang yang biasanya berisik, tiba-tiba mendadak bisu. Oke langsung aja, ya~

Beberapa Hal Yang Menyebabkan Seseorang Tiba-tiba Menjadi Diam

1.      Jatuh Cinta

Source: www.laksani.com

Diamnya orang yang lagi jatuh cinta bisa dibilang tidak menakutkan dan tidak berbahaya. Karena dia hanya akan diam dan tersenyum sambil mengingat someone-nya. Jadi, kalau kamu melihat ada orang yang lagi diam dan senyum-senyum sendiri, ya udah biarkan saja, kemungkinan dia sedang jatuh cinta. Kecuali kalau dia senyum-senyum sendirinya sambil mengacak-acak tempat sampah dan guling-gulingan di jalan, itu bukan jatuh cinta, tapi sakit jiwa. Dan yang harus kamu lakukan adalah menelepon Rumah Sakit Jiwa saat itu juga.


2.      Jatuh Hati

Source: kingkangkung.com
Kalau ini judul lagunya Raisa. Lagunya buat kamu banget.


3.      Menunggu Balasan Chat si Doi

Source: rebloggy.com

Nah, ini juga bisa jadi penyebab seseorang tiba-tiba menjadi diam. Entah “doi” yang dimaksud ini adalah ayah, ibu, kakak, adik, kakak-kakakan, atau adik-adikannya… yaa, siapa pun itu yang pasti dia sedang khawatir karena chat-nya belum dibalas-balas.

Lima menit…

Lima jam…

Lima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia….


4.      Berantem Sama Seseorang

Source: http://kawankumagz.com/

Seseorang yang sedang diam bisa jadi sedang ada masalah dengan seseorang yang lainnya. Berantem dengan pacar atau gebetan, gitu, misalnya. Atau berantem dengan pacarnya gebetan. Yaa, ini kan cuma misalnya…. ._.
Penyebab berantemnya juga bisa berbagai hal. Bisa dari hal yang kecil hingga yang besar. Namun, sekecil apapun itu masalahnya, jangan disepelekan, juga jangan dibesar-besarkan, ya. Lebih baik cepat diselesaikan, cari solusinya. Bukankah damai itu lebih indah? :)


5.      Patah Hati

Source: www.hdwallpaper.nu

Merupakan salah satu resiko yang dihadapi seseorang ketika memutuskan untuk menaruh hatinya pada seseorang lainnya, baik ke lawan jenis maupun sesama jenis. Kalau kamu belum siap untuk menerima resiko yang satu ini, ya udah, aku saranin kamu jangan coba menaruh hati pada seseorang dulu.

Patah hati memang menyakitkan. Hal ini tidak hanya akan membuat seseorang menangis, tapi juga diam berhari-hari. Teruntuk hati yang sedang patah, jangan terlalu lama terpuruk, ya. Masih banyak hal yang membahagiakan di luar sana. Tidak menutup kemungkinan kamu juga akan menemukan cinta yang baru. Yuk, benahi hati dan diri. Jangan lupa tersenyum! Siapa tahu ada yang terpikat dengan senyumanmu~


6.      PMS

Source: www.webmd.com


PMS atau Pre-Menstruation Syndrome merupakan berbagai gejala fisik dan nonfisik yang dialami seorang perempuan, akibat reaksi tubuh terhadap fluktuasi kadar hormon yang terjadi menjelang menstruasi.

Gila. Keren banget penjelasannya. Kayak bukan kalimatnya Rima.
Emang bukan. ._.
Itu tadi sumbernya dari web ini. Hhh~


Karena gejala PMS ini ada berbagai macam, “diam”-nya seorang perempuan bisa jadi salah satunya. Perubahan mood yang tiba-tiba. Dari yang tadinya tertawa, tiba-tiba diam. Dari yang tadinya punya pacar, tiba-tiba jomblo. Eh, yang itu mah bukan. :(
Jadi, kalau kamu, terutama cowok menemukan fenomena perempuan yang lagi PMS ini, mending kamu coba ngertiin dia.
Kalau dia ngomel-ngomel, kamu iya-in aja.
Kalau dia sedih tanpa sebab, kamu usap kepalanya dengan lembut.
Kalau dia diam, kamu jangan ikutan diam, tapi cari hal yang bisa menyenangkan dia.
Kalau kamu enggak bisa melakukan semuanya, ya udah, kamu pura-pura mati aja.


7.      Kebelet BAB


Source: obatmelancarkanbab.com

Kalau kamu melihat seseorang tiba-tiba diam sambil memegang perutnya, dan wajahnya dibasahi oleh keringat dingin… udah, enggak salah lagi orang itu kebelet BAB, alias pengin boker. Cara mengatasinya : “etdah, buruan gotong dia ke WC!”


8.      Laper


Source: www.google.com

“Lo rese kalau lagi laper”.
Begitu tagline dari salah satu iklan di televisi. Orang kalau laper, udah deh, bahaya. Bukan hanya diam tiba-tiba, tapi bisa jadi sangat emosian.


9.      Belum Gajian

Source: www.usatoday.com

Udah laper, belum gajian pula. Duh, bikin seseorang makin bingung.
Pengin makan, tapi enggak ada uang.
Pengin jalan-jalan, tapi belum gajian.
Pengin gajian, tapi belum kerja.
Ada yang tiba-tiba diam karena hal ini? Ada… ada-in aja biar cepet.


10.  Sakit Gigi

Source: sehatalamiku.com

Sakit gigi itu, ya… ya ampuun… sakitnya sampai ke kepala. Jadi, kalau dia diamnya karena lagi sakit gigi, mending kamu bawain dia dokter gigi. Iya, kamu bawain dokter gigi buat dia. Dan kalau bisa dokter giginya yang cantik/ganteng, biar makin cepat sembuh.


11.  Kangen

Source: www.lovethispic.com

Kalau bukan karena sepuluh hal di atas, kemungkinan satu halnya lagi yang membuat dia tiba-tiba menjadi diam adalah ; kangen. Dia lagi kangen. Entah kangen dengan keluarga, gebetan, ataupun pacarnya. Intinya dia lagi kangen.
Solusi dari aku teruntuk para jiwa-jiwa yang sedang merindu, segera telepon dia, atau kalau bisa langsung temui saja. Karena, satu-satunya obat rindu yang paling ampuh yaitu ; temu.




Okeee. Jadi itu tadi Beberapa Hal yang Menyebabkan Seseorang Tiba-tiba Menjadi Diam versi blog www.rimiracle.me. Mungkin ada tambahan lagi dari kamu? Yuk, coba tulis di kolom komentar~ :)